Kota
Balikpapan memiliki wilayah 85% berbukit-bukit serta 12% berupa daerah dataran
yang sempit terutama berada di daerah aliran sungai dan memiliki potensi yang
besar untuk dikembangkan dalam sektor pertanian. Perekonomian kota ini bertumpu
pada sektor industri yang didominasi oleh industri minyak dan gas, perdagangan
dan jasa. Dengan semakin tumbuhnya perekonomian terutama sejak diberlakukannya
otonomi daerah, kota ini terus dibanjiri oleh pendatang dari berbagai daerah, bahkan
banyak perusahaan-perusahaan asing berinvestasi di Balikpapan. Hal ini semakin
membuat Kota Balikpapan sebagai kota paling maju di Kalimantan, khusunya
Kalimantan Timur.
Dibalik
itu semua, Kota Balikpapan telah terjadi inflasi cabe secara besar-besaran.
Inflasi cabe terjadi karena banyaknya permintaan namun ketersediaan cabe yang
terbatas. Mengamati hal tersebut, pemerintah dan masyarakat harus bertindak
dalam menanggulangi masalah ini. Kita sebagai masyarakat dapat bertindak dengan
gerakan kecil namun bisa membuat perubahan besar. Seperti menanam cabe di
pekarangan rumah pada pot atau tanah. Jika aksi ini kita mulai sejak dini dan
dilakukan secara masal, pasti akan berdampak besar juga. Karena peran
masyarakat berpengaruh besar terhadap suatu wilayah atau kota.
Untuk menanam cabe, kita hanya
memerlukan bibit cabe saja. Tidak perlu membeli bibit cabe unggul, cukup
diambil dari biji cabe yang ada di dapur saja. Dengan cara memilih cabe yang
sudah tua di dapur, lalu keluarkan biji cabe dan keluarkan lendirnya. Jemur
cabe hingga kering, dan biji cabe pun siap tanam. Cabe biasanya memerlukan
tanah gembur dengan kesuburan yang baik, dan kondisi tanah di Balikpapan sudah
cukup memenuhi kreteria tersebut. Lalu tanah tersebut dicampur dengan sekam dan
kompos dengan perbandingan 2:1:1, artinya untuk setiap 2 sekop tanah, kita akan
mencampurkan 1 sekop sekam dan 1 sekop kompos atau pupuk kandang.
Untuk menanam cabe dalam pot, cukup
siapkan pot berdiameter 20-30 cm, isi dengan media tanam yang sudah kita buat
diatas, kemudian benamkan biji cabe kedalam media tanah sedalam 3-5 cm. Setelah
itu, siram pot tadi setiap pagi atau sore dan harus terus menerus disiram agar
tidak layu. Namun, jika menanam langsung di tanah. Sebaiknya bibit cabe disemai
dulu. Agar tanaman cabai yang tumbuh bisa tumbuh dengan sempurna. Menanam cabai
di pekarangan rumah hanya dengan modal sedikit kemauan, kita sudah bisa
memiliki pohon cabai sendiri dan sudah berkontribusi menanggulangi inflasi cabe
di Balikpapan walaupun dalam skala kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar