Minggu, 27 November 2016

Aksi Nyata Untuk Menanggulangi Inflasi Cabe di Balikpapan


Kota Balikpapan memiliki wilayah 85% berbukit-bukit serta 12% berupa daerah dataran yang sempit terutama berada di daerah aliran sungai dan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dalam sektor pertanian. Perekonomian kota ini bertumpu pada sektor industri yang didominasi oleh industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa. Dengan semakin tumbuhnya perekonomian terutama sejak diberlakukannya otonomi daerah, kota ini terus dibanjiri oleh pendatang dari berbagai daerah, bahkan banyak perusahaan-perusahaan asing berinvestasi di Balikpapan. Hal ini semakin membuat Kota Balikpapan sebagai kota paling maju di Kalimantan, khusunya Kalimantan Timur.
Dibalik itu semua, Kota Balikpapan telah terjadi inflasi cabe secara besar-besaran. Inflasi cabe terjadi karena banyaknya permintaan namun ketersediaan cabe yang terbatas. Mengamati hal tersebut, pemerintah dan masyarakat harus bertindak dalam menanggulangi masalah ini. Kita sebagai masyarakat dapat bertindak dengan gerakan kecil namun bisa membuat perubahan besar. Seperti menanam cabe di pekarangan rumah pada pot atau tanah. Jika aksi ini kita mulai sejak dini dan dilakukan secara masal, pasti akan berdampak besar juga. Karena peran masyarakat berpengaruh besar terhadap suatu wilayah atau kota.
Untuk menanam cabe, kita hanya memerlukan bibit cabe saja. Tidak perlu membeli bibit cabe unggul, cukup diambil dari biji cabe yang ada di dapur saja. Dengan cara memilih cabe yang sudah tua di dapur, lalu keluarkan biji cabe dan keluarkan lendirnya. Jemur cabe hingga kering, dan biji cabe pun siap tanam. Cabe biasanya memerlukan tanah gembur dengan kesuburan yang baik, dan kondisi tanah di Balikpapan sudah cukup memenuhi kreteria tersebut. Lalu tanah tersebut dicampur dengan sekam dan kompos dengan perbandingan 2:1:1, artinya untuk setiap 2 sekop tanah, kita akan mencampurkan 1 sekop sekam dan 1 sekop kompos atau pupuk kandang.
Untuk menanam cabe dalam pot, cukup siapkan pot berdiameter 20-30 cm, isi dengan media tanam yang sudah kita buat diatas, kemudian benamkan biji cabe kedalam media tanah sedalam 3-5 cm. Setelah itu, siram pot tadi setiap pagi atau sore dan harus terus menerus disiram agar tidak layu. Namun, jika menanam langsung di tanah. Sebaiknya bibit cabe disemai dulu. Agar tanaman cabai yang tumbuh bisa tumbuh dengan sempurna. Menanam cabai di pekarangan rumah hanya dengan modal sedikit kemauan, kita sudah bisa memiliki pohon cabai sendiri dan sudah berkontribusi menanggulangi inflasi cabe di Balikpapan walaupun dalam skala kecil. 

Kamis, 29 September 2016

Resume SPIn ITK 2016

MATERI 1
Oleh : Bapak Kepala BAPPEDA, Dr. Ir. H. Zairin Zain

- BEASISWA
Beasiswa Kaltim Cemerlang(BKC), beasiswa ini dikhususkan untuk putra putri daerah Kalimantan Timur.
Pemerintah Provinsi KALTIM juga memberikan beasiswa kepada siswa yang
berprestasi dengan mengirimkan mereka ke Rusia untuk belajar mengenai perkeretaapian sebanyak 200 orang siswa.
Kedua beasiswa ini
berasal dari dana yang berbeda. Biaya BKC tahun ini (2016) ditiadakan dikarenakan dana yang berkurang atau karena dana pemerintah
pusat yang menurun.

- INFRASTRUKTUR KOTA BALIKPAPAN SERTA AKSES JALAN MENUJU ITK
Kota Balikpapan akan terus memperbaiki dan menambah infrastruktur yang ada terlebih lagi akses jalan dan
rambu-rambu lalu lintas di sekitar kampus ITK. Undang-undang Kota Balikpapan mewajibkan daerahnya untuk mempertahankan wilayah
hijau sebanyak 30% dari total wilayahnya. Faktor terhambatnya pembangunan antara lain, pembebasan lahan, biaya dan para oknum yag
tidak bertanggung jawab. Dana pembangunan untuk daerah maksimal dikeluarkan 50M per tahun. Kota Baikpapan akan bertransformasi
menjadi kota metropolitan, dan sampai saat ini pembangunan infrastruktur masih terus berjalan.

- GEDUNG ITK
Kampus ITK dibangun diatas lahan seluas 300 Ha. Namun, untuk sementara waktu ITK mempunyai 2 buah gedung dan masih dalam tahap
pembangunan. ITK merupakan salah satu Institut Teknologi milik negara.



MATERI 2
Oleh : Ir. Sri Soetantienah, M.Si.

-KEMACETAN DI KOTA BALIKPAPAN
Kemacetan terjadi karena banyaknya volume kendaraan, khususnya kendaraan berat dan bus antar kota atau antar provinsi, serta adanya
rambu-rambu lalu lintas yang rusak atau tidak berfungsi.

- AREA PERTAMBANGAN
Potensi Kota Balikpapan di sektor pertambangan sangat memikat investor dalam maupun luar negeri. Namun, hal itu tidak membuat pemerintah
Kota Balikpapan tergiur dengan potensi yang akan merusak area hijau. Pemerintah Kota Balikpapan mengajukan agar Balikpapan ditiadakan
dalam daftar peta wilayah yang berpotensi menjadi wilayah tambang. Kota Balikpapan tidak menjadi wilayah penggalian tambang karena
dampak yang dapat merugikan ornamen kehidupan.

- INFLASI
Inflasi adalah naiknya nilai mata uang yang membuat konsumsi suatu produk menurun dan merugika distributor. Kurangnya produksi
dan banyaknya kebutuhan membuat inflasi terjadi. Oleh karena itu, warga Balipapan dihimbau untuk memproduksi kebutuhan
itu sendiri agar terjadi kestabilan ekonomi. Seperti menanam cabai yang merupakan salah satu bahan makanan penyebab inflasi.




MATERI 3
Oleh : Bapak Abdi Supraitno
Tentang : Tata Kehidupan Kampus

- Menjalankan kewajiban dan hak mahasiswa terutama peraturan
- Tata Krama berpendapat (pasal 8, SPiNITK)
- Tata Krama pergaulan (pasal 9)
- Tata Krama berkomunikasi (pasal 10)
  a. Terhadap pimpinan
  b. Terhadap Dosen
  c. Terhadap Tendik
  d. Terhadap antar mahasiswa

- Tata Krama menggunakan email
  a. Diawali dan diakhiri dengan salam
  b. Judul yang disampaikan harus sesuai
  c. Isi harus disampaikan dengan singkat padat dan jelas
  d. Ukuran lampiran tidak terlalu besar
  e. Email harus digunakan sesuai dengan kebutuhan
  f. Akhiri email dengan identitas diri
- Tata Krama berpenampilan
- Tata Krama berorganisasi
- Tata Krama terhadap lingkungan
- Tata Tertib penyelenggaraan kegiatan (pukul 06.00-17.00)
- Tata Tertib penyalahgunaan miras, narkoba dan senjata tajam.
- Tata Tertib pelecehan dan pelanggaran seksual.



MATERI 4
Oleh : Bapak Rohib, S.T, M.T
Tentang : Akademik

- Tim Akademik ITK :
  a. Subchan Ph.D
  b. Rohib, ST. MT.
  c. M. Januar Ismail Burhan, S.Si, M.Si.
  d. Menasita S.Si, MT.

- JURUSAN MATEMATIKA DAN TEKNIK INFORMATIKA
  a. Prodi Metematika
  b. Prodi Sistem Informasi

- JURUSAN SAINS DAN MARITIM
  a. Fisika
  b. Teknik Perkapalan

- JURUSAN TEKNIK INDUSTRI DAN PROSES
  a. Teknik Mesin
  b. Teknik Elektro
  c. Teknik Kimia

- JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
  a. Teknik Sipil
  b. Perencanaan Wilayah dan Kota

- JURUSAN KEBUMIAN DAN LINGKUNGAN
  Teknik Material dan Metalurgi

- Desain Kurikulum ITK
  1. Tahap Persiapan Bersama (TPB) - 36 sks
  2. Tahap Sarjana - 108 sks

- PERKULIAHAN
  a. Perkuliahan dijalankan selama paling sedikit 16 minggu termasuk UTS dan UAS
  b. Syarat UAS yaitu kehadiran sebanyak 80% dari total kehadiran
  c. ITK tidak mengadakan semester pendek.

- JENIS MATA KULIAH
  a. Mata Kuliah TPB
  b. Umum
  c. Wajib Dasar
  d. Wajib Bersyarat
  e. Pilihan

- SYARAT KELULUSAN SARJANA
  a. 144 sks dengan nilai minimal C
  b. maksimal 14 semster
  c. Menyelesaikan tugas akhir
  d. TOEFL 500
  e. Mengikuti 2 Kepanitiaan dalam kampus
  f. Mengikuti 1 kegiatan perlombaan




MATERI 5
Oleh : Bapak Sigit
Tentang : PPM (Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)

- Tri Dharma Perguruan Tinggi
  a. Pendidikan
  b. Penelitian
  c. Pengabdian Masyarakat

- Tujuan Organisasi LPPM ITK
  a. Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  b. Mengembangkan Potensi
  c. Menyelesaikan Permasalahan
  d. Menemukan dan mematenkan inovasi



MATERI 6
Oleh : Ibu Luh Putri
Tentang : Bidang Kemahasiswaan dan Soft Skill

- KARAKTER KM ITK :
  a. Cermat
  b. Energik
  c. Rajin
  d. Amanah
  e. Santun

- KARAKTER YANG DIBUTUHKAN DALAM DUNIA PEKERJAAN
  a. Kerja Keras
  b. Percaya diri
  c. Visi kedepan
  d. Kerja tim
  e. Kepercayaan diri matang
  f. Mudah beradaptasi
  g. Mampu bekerja dibawah tekanan
  h. Cermat berbahasa asing khususnya bahasa inggris